Yang Terlupakan. (1)

Yang Terlupakan

-Bagian 1-

Sudah hampir 2 jam aku duduk termangu dihadapan secangkir coklat hangat yang tak lagi hangat, serta buku membosankan yang sejak tadi aku letakan. Memutuskan untuk menatapi orang-orang berlalu-lalang di jalanan seberang kafe yang sedang aku kunjungi. Tadi pagi aku terbayang secangkir coklat hangat mungkin akan cocok menemani hari Minggu-ku. Secangkir coklat + buku + suasana kafe yang ramai. Terdengar seperti akhir pekan yang menyenangkan. Tapi nyatanya coklat hangat yang sedari tadi kupesan mungkin merasa sedikit terhina, sosok semanis dia hanya dibiarkan terduduk diam menunggu untuk disentuh hingga kedinginan.

Akhir-akhir ini ada sesuatu yang mengganjal pikiranku. Entah apa. Aku tidak tahu. Mungkin aku tidak ingat. Tapi sumpah, aku ingin sekali mengingatnya.

Sangat mengganggu sampai-sampai aku tak bisa tidur nyenyak setiap harinya. Memikirkan entah apa yang semesta mau aku pikirkan.

“Sst…”
“Sssttt…”

Seketika aku tersadar dari lamunanku dan mencari arah suara itu.

Tapi tak ada seorangpun ada di situ. Walaupun pengunjung kafe Minggu itu cukup ramai namun para pengunjung lebih memilih untuk duduk di dalam. Karena kondisi bangku dan meja di luar kafe basah karena hujan yang mengguyur Jakarta pagi tadi.

Aku mencoba mengabaikan kejadian itu dan mengambil kembali buku yang sedari tadi aku abaikan. Buku yang aku beli beberapa hari lalu itu memiliki sampul yang menarik. Namun sayang, sungguh bosan aku dibuatnya. Tapi sepertinya itu jauh lebih baik daripada aku mulai membayangkan hal aneh seperti tadi.

“Sstt”
“Sssssssttttt”

Suara itu muncul lagi.
Kali ini lebih keras dan aku yakin itu bukan cuma halusinasiku saja.

Kanan, kiri, aku menoleh. Tak kutemukan sosok lain selain diriku. Dari mana arah suara itu aku sama sekali tak yakin.

“Hey, kamu! Berhenti mencari!” Katanya, semakin keras dan lantang.
“Berhentilah mencari dan lihatlah dirimu sendiri”

Aku tertegun.
Suara itu?
Berasal dari dalam diriku?

-Bersambung

Aku Kembali.

Hai.
Akhirnya setelah sekian lama kembali lagi ke dunia ini.
Entahlah, gak mau coba beralasan kenapa saya gak menulis beberapa bulan terakhir. Mungkin memang lagi sibuk dengan pikiran sendiri.

Maret-April-Mei-Juni-Juli-Agustus.
Aku sendiri tidak sadar kalau selama itu. Bagi yang menunggu, mohon maaf ya sudah bikin nunggu. Apalagi yang ditunggu gak pasti kayak saya ini. Tapi ya, ujung-ujungnya pasti kembali.

Kalau mau merangkum hidupku beberapa bulan terakhir kayaknya bakal jadi post yang terlalu panjang ya. Nanti diprotes lagi karena saking panjangnya mau nyaingin jalur MRT. Mungkin kita mulai dari hal-hal apa aja yang menyibukan Viny beberapa bulan terakhir.

Itu juga kalau kamu mau tahu sih.

Kalo gak bacanya sampai sini aja boleh kok.

Kalian tahu aku suka baca buku. Namun belakangan jariku tersisa terlalu banyak saat menghitung kedatanganku ke toko buku.
Kalian tahu aku suka menulis. Aku yakin panjang tulisanku tak sepanjang tajuk utama berita koran hari ini.
Kalian tahu aku suka menggambar. Ah, aku yakin jika ada yang sangat merindukanku saat ini. Tak lain tak bukan adalah tumpukan kertas sketsa dan kotak pensilku.

Ya, gak selamanya apa yang kamu sukai akan terus disukai kan? Sama seperti kamu tidak akan membenci selamanya apa yang kamu benci.

Kamu bingung aku juga bingung.

Sejak pagi menulis ini, sejujurnya aku juga masih bingung ingin menulis apa. Terlampau banyak yang ada di kepala, hingga tak bisa tertuliskan.

Jadi ingat beberapa hari lalu ada hari kosong aku berkunjung ke Bioskop dan menonton The Secret Life of Pets. Sehabis menonton langsung teringat sama 3 krucil yang ada di Rumah. Cika, Olio, dan Tori. Berhubung beberapa bulan terakhir aku memang sedang libur kuliah, selain di JKT48 ya kerjaanku ngurusin mereka.

Kalau ada yang suka bilang aku bangun siang tuh salah besar banget. Gimana mau bangun siang orang setiap subuh Cika bakal naik ke kasur aku. Ngebangunin. Semua cara kayaknya dia lakuin sampai aku bangun. Mulai dari cara manis sampai hardcore hahaha. Awalnya sih dicium-cium, tapi kalau aku gak bangun-bangun mulai deh dia teriak-teriak sambil gigitin tangan aku.

Alesan dia bersusah-susah itu cuma satu. Lapar.

Sama aja ya kayak yang punya?

Berita baiknya sekarang Cika lagi hamil! Sebentar lagi punya adik bayi, asik!

Olio sih seperti biasa, kerjaannya cuma goler-goler gak jelas. Apalagi sejak Cika hamil dia udah gak punya temen kejer-kejeran. Mau main sama Tori juga, Torinya galak banget sama Olio. Olio deket-deket dikit dia langsung kabur hahaha. Sepertinya trauma makanannya suka diambil mulu.

Tori juga walaupun dulu pemalu dan susah deket sama orang-orang sekarang udah mulai manja. Suka ngintilin aku kemana-mana. Lucu ya.

Karena ada mereka bertiga juga, jadi banyak kerjaan di Rumah. Ngasih makan, nyisirin bulu-bulu mereka, bersihin beleknya lah, mandiin, sampai terakhir gara-gara kemarin gak ada bibi aku bertugas juga bersihin litterbox-nya. Hihi bau.

Gak nyangka ya, apa yang dulu aku gak suka, bisa jadi sesuatu yang bikin aku melakukan banyak hal.

Yasudah sekian dulu ceritanya, keburu terlalu malam nanti kamu jadi gak bisa istirahat.

Semoga lain waktu kita bisa berjumpa lagi.

 

Processed with VSCO with a6 preset

Menunggu yang pergi tuk kembali.

#1MovieForYou

 

Hai yang di sana,

 

Belakangan ini aku  lagi suka sekali nonton film. Mungkin kalian taunya dulu aku suka nonton drama (Korea, Jepang, dan Thailand. Mostly K-Drama sih hahaha). Tapi berhubung belakangan lagi gak ada yang seru setelah Reply 1988 (ini ha rus non ton ba ng et). Jadi aku mulai suka hunting DVD dan menyempatkan diri buat nonton film di Bioskop.

Sebenarnya ada tiga film yang aku suka banget di awal tahun ini. Yang pertama adalah Zootopia. Karena aku memang suka banget dengan animasi. Seperti biasa Disney memang tidak pernah mengecewakan.

Yang kedua adalah Room. Ini film dari tahun 2015. Tapi sepertinya gak masuk Indonesia ya? Iya gak sih? karena belakangan aku suka browsing tentang film-film dan rating untuk film ini bagus aku sendiri jadi penasaran. Dan ternyata memang bagus! Aku suka banget sama akting Jacob Tremblay di sini!

Dan yang terakhir gara-gara baru nonton Oscar penasaran banget dengan film Spotlight, Carol, dan The Danish Girl. Dan akhirnya aku menyempatkan diri untuk nonton Spotlight! Karena dua film lainnya gak masuk ke Indonesia bingung juga deh mau nonton di mana…

 

Dan inilah #1MovieForYou untuk kalian. Besok kan weekend siapa tahu bisa jadi untuk menghabiskan waktu libur kalian…

spotlight-poster

 

Okay sebelumnya aku mau mengingatkan tulisan ini cuma rekomendasi film aja buat kalian. Dari aku yang menikmatinya semoga kalian juga bisa merasakan hal yang aku rasakan saat menonton ini. Bukan mau ngereview apalagi mengkritik. Dan kalo kalian yang udah nonton film ini bisa di sharing juga pendapatnya di kolom komentar. Intinya sebelum filmnya ditarik dari bioskop, aku sih menyarankan untuk cepat ditonton hahaha.

Entah kenapa aku itu suka banget ketiduran di Bioskop. Nggatau deh kenapa, apa karena dingin & gelap jadi serasa lagi di kamar kali ya. And it’s actually pretty impressive fact that i did’nt fall asleep during the movie. Oh iya film ini juga based on true story lho,

Apalagi di film yang penuh dengan dialog. Dulu aku ketiduran waktu nonton The Big Short dan akhirnya harus nonton ulang di rumah karena pas keluar bioskop sama sekali gak ngerti aku tuh nonton apa sih barusan hahaha.

Walaupun di bagian awal film mataku sempat kriyep-kriyep karena belum ngeh sama apa yang diomongin. Tapi lama-lama bisa catch up juga sama topic dan nama-nama yang disebutkan.

Filmnya bercerita tentang salah satu divisi The Boston Globe, bernama Spotlight dan bagaimana mereka menginvestigasi isu besar yang terjadi di Boston sekitar tahun 2001-2002.

Yang aku paling suka dari film ini itu ceritanya intens banget dan setiap pemerannya terasa asli. Mungkin memang karena ini diangkat dari cerita asli kali ya. Ada satu adegan di mana Mark Rufallo (Mike) marah-marah ke Michael Keaton (Robby) dengan dialog yang cukup panjang dan sepanjang dialog itu aku benar-benar tahan nafas saking intensnya. Bahkan backsoundnya sesaat hilang gitu jadi cuma ada suara si Mike ini.

They knew and they let it happen! It could’ve been you, it could’ve been me, it could’ve been any of us.”

Cukup aku gak akan kasih spoiler lagi, karena pasti pada gak suka kan dikasih spoiler banyak-banyak? hihi. Ini benar-benar film yang aku suka dari awal sampai akhir. Walaupun di awal butuh sedikit waktu untuk mengerti karena mungkin ini kali pertama aku nonton film yang benar-benar melibatkan banyaaaak sekali nama.

Beneran banyak, asli deh.

Di akhir aku kayak, “oh that’s why they won the oscar”.

Semoga tulisan dari aku ini sedikit membantu kalian yang lagi bingung mau nonton apa atau mau ngapain di akhir pekan. Satu lagi! film ini cuma ada di Bioskop tertentu aja, gak masuk ke Bioskop konvensional Indonesia. Jadi, jangan bingung dan protes dulu ya kalo gak nemu filmnya. Inget-inget di sini ada Bioskop apa aja yaa… hayo…

I wish you a happy Friday!

Your one and only,

Viny.

23-27

Hai, selamat malam.

 

Gak kerasa sudah jam segini aja ya? seharian tadi aku istirahat walau sampe sekarang rasanya masih ngantuk aja. hahaha. Sebelumnya aku peringatkan post ini akan menjadi sangaaaat panjang.

 

Sudah siap?

 

Menjalani minggu pertamaku sebagai gadis 20 tahun yang ternyata cukup menyenangkan. Tadinya mau cerita juga soal ulang tahun kemarin tapi dari tadi coba ingat-ingat tapi kayaknya otaknya masih belum bisa memproses memori seperti biasa. Kebanyakan tidur nih kayaknya.

Yang jelas aku bersyukur bisa melalui 20 tahun kemarin bersama orang-orang yang aku sayang. Keluarga, teman-teman, dan kalian. Jujur mungkin ini ulang tahun yang paling tidak aku tunggu-tunggu. Seperti bukan waktunya lagi merayakan pertambahan umur dengan meriah. Memikirkan akan memasuki usia kepala dua saja sudah membuatku cukup takut. Kedepannya mau bagaimana, jadi apa, mimpi-mimpi apa yang sebenarnya mau aku capai. Ampun deh sekalinya nulis ini aku jadi kepikiran lagiiii! tolong!

But now, i think i’m ready to saying goodbye to my teen years. Tapi setelah dipikir memang hal-hal seperti itu yang seharusnya aku pikirkan sekarang. Dan bisa merayakan pergantian dekade dalam hidupku tahun ini dengan sederhana membuatku sangat bahagia. Bahagia akhirnya ketakutanku menuju umur 20 ternyata bisa benar-benar terlampaui. Walau sekarang harus membiasakan dipanggil “bu” atau “mba” sama mas-mba di restoran.

Dan event kemarin adalah event yang sangat-sangat aku tunggu di tahun ini!

JKT48 Request Hour 2016!

Ini adalah salah satu main event di AKB48 yang sudah berlangsung beberapa kali. Dan ini kali pertama buat kami member JKT48. Walaupun belum sampai 4 hari konser seperti senior kami di Jepang sana membawakan top 100. Tapi ini event yang aku dan member lain tunggu-tunggu dan penasaran akan seperti apa jadinya.

Kami mulai latihan beberapa bulan lalu. Mengingat-ngingat lagi lagu yang apa saja yang dulu pernah kami bawakan. Dan karena itu aku harus menonton ulang video-video aku dari tiga tahun yang lalu (?) sampai sekarang. Gak nyangka juga memang sudah banyak sekali perubahan yaa… tapi masih as cute as ever ya gak? hahaha bercanda-bercanda jangan langsung merengut gitu dong bacanya.

Awalnya aku mikir “eh gimana kita latihannya kalau gak tahu setlist dsb”. Ternyata terjawab sudah. 2 hari sebelum event berlangsung kami sudah tahu kami akan tampil di lagu apa saja walau saat itu belum tahu urutan keberapa. Dari total 30 lagu yang dibawakan aku muncul di 9 lagu. Syukurlah.

Hari-H pun tiba. Kami disuruh kumpul di venue pukul 7 pagi. Padahal eventnya baru mulai jam 7 malam lho! hahaha aku sudah tahu hari itu akan menjadi hari yang panjang. Tapi memikirkan bagaimana event ini akan berlangsung… I’m fully excited!

Kami seharusnya GR pukul 9 pagi, eh, panggunya masih dalam kondisi 75% ready. Jadi GR harus ditunda sebentar lagi. Akhirnya waktu kosong itu digunakan untuk melatih beberapa lagu yang masih kurang aman dan lagu yang akan tampil di tengah-tengah penonton.

Oh iya 2 hari itu kita latihan di Theater jadi pas sampai venue kita kaget karena kondisinya beda banget… tapi untunglah gak serumit konser-konser biasanya. Jadi persiapan sebenarnya berjalan sangat lancar.

Disela-sela waktu kosong itu aku sama anak-anak Tim KIII tidur dong di ruang ganti hahaha… untung ruang gantinya berkarpet walaupun ACnya dingin banget. Aku sendiri kebangun beberapa kali karena kedinginan cuma terlalu mager alias males gerak kalau harus ambil jaket di ruangan sebelah. (Iya emang aku pemalas hahaha)

Akhirnya GR dimulai pukul 12.10. Sebenarnya GRnya tidak secapek show atau konser biasanya sih. Tapi kami kaget saat tahu GR berlangsung sudah hampir 4 jam dan kami baru masuk urutan lagu ke 13! lama banget!

Mungkin dari event kemarin banyak yang mikir jeda MC-nya banyak sekali. Aku juga setuju. 1 lagu-MC-1 lagu-MC. Cuma mau bagaimana lagi ternyata memang jumlah member JKT48 belum sebanyak itu ya! hahaha jadi kebayang kalau member AKB48 seperti apa.

Karena aku sendiri harus lari-larian disetiap jeda pergantian lagu. Jadi MC itu ada agar aku bisa ganti kostum lagu berikutnya. And let me tell you. Itu super-super hectic banget aduh. Apalagi ada lagu-lagu dimana aku harus ganti kostum cuma dikasih jarak 1 lagu yang notabene cuma berdurasi 2 menit! kebayang gak? Untung aja lari aku gak payah-payah banget.

Dan adegan lari-larian dan teriakan itu emang hal yang umum banget ditiap konser kami. Cuma di Request Hour ini benar-benar deh 10x lipat dibandingkan konser biasanya. Makanya itu aku hari ini seharian tidur. Kebanyakan lari sih!

Emang capek sih tapi kemarin itu benar-benar menyenangkan. Saat duduk di belakang nonton teman-teman yang lain nyanyi dan nari aku bisa merasakan jadi kalian juga! apalagi ada lagu-lagu kesukaan aku yang masuk. Arah Sang Cinta dan Balasannya dan Suki! Suki! Skip! dari Tim T (kalau ada yang lihat aku teriak-teriak dan joget sendiri di belakang hahaha). Top 5 juga lagu kesukaan aku semua.

Dan di akhir acara seperti biasa ada pengumuman. JKT48 akhirnya mau punya album kedua setelah sekian banya single yang sudah dikeluarkan setelah album pertama kami Heavy Rotation. Lalu audisi generasi 5, special setlist, sousenkyo 2016, dan pengumuman graduate dari Haruka-san.

Saat Haruka-san maju dan berkata ingin bicara saat itu. Aku berpikir “mungkinkah?”. Haruka-san selama ini adalah sosok idola yang sangat aku hormati, walau kadang aku merasa Haruka orang yang sangat lucu karena dia bisa kekanak-kanakan dan dewasa disaat yang bersamaan. Dulu aku gak begitu kenal Haruka, jadi aku cuma lebih sering lihat Haruka sifat haruka yang kayak anak kecil. Sampai kadang aku bingung sendiri, padahalkan dia lebih tua dari aku?

Semenjak Haruka jadi kapten Tim T aku mulai lihat sisi dewasanya Haruka. Dia bisa membawa Tim-nya dengan sangat baik dan hebat. Aku kagum sekali dengan dia saat itu! Dan aku juga dapat kesempatan buat bisa pergi ke Jepang bareng Haruka untuk syuting acara The Ichiban. Semakin mengenal dia aku semakin tahu bahwa dia itu walaupun terlihat lucu adalah sosok yang sangat dewasa dan profesional.

Kemarin Haruka bilang dia akan keluar JKT48 dan AKB48 juga. Awalnya aku menahan tangis karena  tahu semua member pasti akan memiliki ujung cerita seperti itu. Dan memang mungkin Haruka ingin mengejar mimpinya di luar JKT48 dan AKB48. Tapi saat itu aku lihat anak-anak Tim T menangis, aku jadi ikut sedih. Mengingat mulai tahun depan aku gak akan bisa melihat sosok lucu Haruka lagi.

Haruka bilang dia ingin keliling dunia. Sama seperti impian yang aku punya! dan aku bangga melihat Haruka diumur semuda itu sudah bisa menggapai mimpinya. Walaupun tinggal hitungan bulan tapi ilmu dan pelajaran dari Haruka pasti akan sangat membekas di JKT48. Aku pikir sosoknya akan selalu ada untuk kami walau nanti wajahnya sudah tidak menghiasi dinding theater lagi.

 

4930

Menutup hari kemarin dengan senyuman dan harapan.

Aku tahu, tahun ini harus bekerja sangat keras! Terdengar sangat klise tapi memang ini yang ingin aku katakan. Mohon bantuannya ya!

 

 

Your one and only,

 

Viny.

Kita.

Sudah cukup lama setelah post terakhir aku di sini… dan cukup dipersulit untuk nulis ini karena daritadi Cika bolak balik nginjek keyboard laptopnya huhuhu.

 

Ada yang menunggu, ada juga yang tidak. Jadi untuk yang menyempatkan waktunya membaca post ini. Aku ingatkan ini akan jadi sangat tidak jelas. Tidak tersirat namun tersurat. hahaha.

 

Mari kita mulai…

 

Tadi pagi pas kebangun aku langsung buru-buru nyalain laptop karena mau lanjutin film yang aku tonton semalam tapi gak habis gara-gara matanya keburu sepet. Aku lagi nonton Me, Earl, and the Dying Girl.  Baru sampai setengah sih. Ada aja alesan aku pause. Ya browsing tentang inilah, itulah.

 

Tiba-tiba aja aku jadi ingin nyelem youtube dan nemu penyanyi yang tadi aku share di twitter lagunya. Tommy Fleming. Dan aku jadi suka sama lagunya yang Hard Times. Silahkan bertepuk tangan karena seperti yang diharapkan post ini akan berujung curcol alias curhat colongan hahaha.

 

Well, i just found out recently. Saat kamu melalui hal-hal yang berat… kamu akan menemukan sekumpulan orang yang ternyata benar-benar peduli tentang kamu. Benar-benar peduli dan tulus membantu kamu melewati semuanya. Bukan karena mereka merasa harus tapi karena tidak ingin melihat kamu sendirian merasa sulit. Mereka yang berpura-pura peduli, mereka yang beneran gak peduli, atau yang terakhir mereka yang hanya akan menertawakan kamu.

Aku termasuk orang yang percaya bahwa semua orang punya hati (dan memang semua punya hati) dan perasaan (kalo yang ini gak tau ya hahaha). Dan aku percaya kalau manusia itu memang rumit tapi pasti selalu punya sisi baik… terlalu naif memang.

Kadang harapan akan kebaikan seseorang benar-benar menuntunmu pada ruang kosong. Akupun juga manusia seperti itu. Jadi aku berusaha sebisa mungkin… untuk tidak membenci sosok seperti itu. Karena… mungkin bagi seseorang di luar sana… aku pernah jadi sosok itu. Karena kita adalah sosok yang sama.

 

There’s nothing you can do…

Just let them be…

Bersyukurlah. Tandanya Tuhan sedang menunjukan padamu. Sosok mereka di balik topeng itu.

 

Dan pada akhirnya semua akan kembali pada Tuhan, keluarga, dan diri kamu sendiri.

 

 

Majikannya Cika,

 

Viny.